prostitusi.jpg

3 Wanita Bandung Disuruh Layani Pria Hidung Belang di Kafe Dangdut, Suami murka

CnCni.net, PONTIANAK- Tindak pidana perdagangan orang kembali terjadi. Kali ini, tiga wanita asal Bandung Jawa Barat diduga menjadi korban perdagangan manusia di Miri, Sarawak, Malaysia. Mereka ialah TW, NS, dan SS.

Ketiganya diperkejakan agen buat melayani tamu di dangdut pub dan lounge Yoko. Bahkan, ketiganya dikabarkan diwajibkan melayani pria hidung belang dan di-booking out (BO) oleh tamu.

Pengungkapan kasus ini berawal dari pengaduan RS, suami TW melalui e-mail ke Kedutaan Besar RI (KBRI) di Kuala Lumpur, 29 Oktober 2016 berikutnya.


Oleh Konsuler KBRI, pengaduan tsb diteruskan pada Konsulat Jenderal RI (KJRI) Kuching. Dalam pengaduan, disebutkan bahwa TW dilarikan oleh agen ke Sarawak buat dipekerjakan di sebuah pub dengan cara ilegal dan dapat di BO.

“sesudah mendapat informasi itu, pada tgl 1 November, aku hubungi counterpart di Miri buat crosscheck lokasi Pub Yoko supaya dapat koordinasi,” ucap Kompol Taufik Noor Isya, Liaison Officer (LO) Polri di Sarawak pada Rakyat Kalbar, Jumat (11/11) petang.

Hasilnya, diketahui ada tujuh WNI yg bekerja di pub tsb. Tiga di antaranya, meminta tolong supaya segera dipulangkan.

“berikutnya aku dapat komunikasi dgn dua pekerja Indonesia di sana, yakni TW dan NS. tapi mereka masih menutup informasi,” ucap Kompol Taufik.

Keesokan harinya, lanjut Taufik, salah satu LSM menghubunginya dan menyampaikan bahwa NS akan memberikan informasi.

Khususnya terkait apa yg ia dan rekan-rekannya alami. Dalam informasi itu, dikabarkan bahwa para WNI yg bekerja di pub Yoko tsb harus membayar ganti rugi. Nilainya sebesar RM 8000 atau setara Rp 25 juta jika ingin dipulangkan.

“sesudah aku kerjakan negosiasi, akhirnya pihak manajemen pub tsb melepaskan ketiga WNI, yakni TW yg suaminya mengadu, NS dan SS, tanpa meminta bayaran sepeser pun,” jelas Taufik.

(rk/jos/jpnn/pojoksatu)



3 Wanita Bandung Disuruh Layani Pria Hidung Belang di Kafe Dangdut, Suami murka | sentot | 4.5