ahok-djarot.jpg.41.jpg

Ahok Bakal Diperiksa Besok, Begini ucap Djarot

CnCni.net, JAKARTA – Calon Wakil Gubernur DKI Djarot Saiful Hidajat sangat menyangkan Aksi damai 4 November 2016 yg berujung ricuh. ia mengaku mengamati aksi tsb hingga dini hari.

“Kita kan berharap aksi itu damai dan alhamdulilah dapat damai sampe jam 6 sore, tapi setelahnya ricuh. Makanya kita meminta hati-hati dgn penumpang gelap,” katanya kemarin.

Maksudnya penumpang gelap itu yaitu pihak-pihak yg memanfaatkan aksi damai buat kepentingan pribadi dan politiknya.


Mantan Wali Kota Blitar itu juga menyanyangkan statement elite politik yg arahnya bukan cuma menjatuhkan Ahok (Basuki T. Purnama, Ted), tapi justru buat menjatuhkan pemerintahan yg sah.

yg artinya, ingin menjatuhkan Presiden Joko Widodo. “aku juga dengar pidato Pak SBY (Susilo Bambang Yudhoyono, Red). Itu patut disayangkan,” tambahnya.

Djarot menyebutkan, andai aksi demo itu juga bukan cuma menyangkut permasalahan Ahok. tapi sebagai salah satu usaha supaya Ahok jangan hingga maju dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI 2017 mendatang

“aku sampaikan, marilah, ayolah andai mau bertanding, bersaing yg fair. Katanya kita mau adu gagasan, adu ide, ya adu program, mari yg fair, sudahlah,” tambahnya.

Djarot meminta supaya semua pihak membiarkan para calon bersaing sehat.  tak mengorbankan ambisi politik jangka pendek dgn mengorbankan masyarakat. Apalagi hingga ada upaya buat membuat parlmen jatuh ataupun mengulang kejadian Tahun 1998.

’’Masa begitu. Jangan cuma gara-gara permasalahan kasus Pak Ahok mengorbankan masyarakat. buat Pak Ahok, silakan diproses hukum. Terbuka andai perlu, kita percayakan sistem hukum kita biar berjalan dgn bagus,’’ tambahnya.

Djarot juga mengaku sangat prihatin atas kericuhan yg terjadi di Penjaringan, Jakarta Utara.

Bukan cuma membuat masyarakat khawatir, ada juga beberapa toko dan bank yg dijarah sebab adanya aksi tsb.

’’Sekali lagi, demo itu bukan cuma terkait kasusnya Ahok, tapi ini upaya menjegal Ahok supaya menjadi tersangka dan andai perlu dipenjarakan supaya tak maju. Terus terang itu membuat aku prihatin,’’ tambahnya.

Sebab, belum ada peraturan yg dibuat oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) terkait calon yg menjadi tersangka. Apakah berujung pengguguran calon atau ada opsi lainnya.

’’Bagaimana prosesnya, apakah digugurkan calon nomor dua, coba ditanya pada KPU dan Kemendagri,’’ himbaunya.

Saat ditanyakan ada tidaknya keterlibatan salah satu pasangan calon dalam pelaksanaan aksi itu, Djarot mengaku tak tahu.

ia cuma menekankan andai pihaknya akan terus berkampanye dgn cara yg sehat. Mendekati masyarakat dgn cara yg bagus. dgn begitu, masyarakat dapat tahu siapa calon yg dewasa dalam berdemokrasi.

(rya/sam/jpnn)



Ahok Bakal Diperiksa Besok, Begini ucap Djarot | sentot | 4.5