Ahok-Basuki-Tjahaja-Purnama-2.jpg

Ahok Ciut Jelang Demo 4 November 2016, Anggap Kasus Penistaan Agama Sudah Selesai

CnCni.net, JAKARTA – Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok was-was jelang demo 4 November 2016. Pasalnya, pada 4 November nanti puluhan ribu umat Islam akan menjalankan aksi damai di Jakarta. Mereka menuntut supaya Ahok segera ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penistaan agama.

Menanggapi rencana demo 4 November, Ahok menyatakan bahwa kasus penistaan agama sudah selesai. Sebab, ia sudah meminta maaf dan meberikan klarifikasi terkait dugaan penistaan agama di Mabes Polri.

“aku kira kasus (penistaan agama) sudah selesai. Kita sudah meminta maaf, sudah hadir ke Bareskrim,” ujar Ahok di Jakarta, Senin (31/10/2016).


Menurut Ahok, andai ada yg tak puas dgn permohonan maafnya dan hasil pemeriksaan terkait dugaan penistaan agama, silakan ke Bareskrim Polri. Hal itu lebih bagus ketimbang puluhan ribu massa hadir ke Jakarta buat membuat kerusakan.

“Silakan bagi pihak yg enggak suka juga punya pengacara, punya bagian hukum meminta aja berita acara pemeriksaan ke penyidik Bareskrim. Buat apa merusak Jakarta gitu loh,” tambah Ahok.

Kendati demikian, Ahok merasa tak khawatir meski didemo ribuan massa. Sebab, Ahok yakin polisi akan menjaga keamanan selama demo berlangsung. Ahok juga mengingatkan agara para demonstran tak merusak Jakarta.

“Pihak keamanan akan ambil tindakan. Ini negara Pancasila kok. Kita ada Pancasila, ada pondasi UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI,” tandas Ahok.

Sementara itu, Polri juga akan mengerahkan intel buat mendeteksi dan mengantisipasi potensi kerusuhan yg muncul saat Demo Ahok berlangsung. Jumlah intel yg diturunkan tergantung dari data intelijen potensi kerawanan yg akan terjadi nanti.

Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Divisi Humas Polri, Kombes Martinus Sitompul mengucapkan  pengamanan demo nanti akan disikapi oleh Polda Metro Jaya dgn menambah kekuatan dari Brimob.

“Nanti kita akan beritahu (personil). Artinya  pengamanan kita menentukan dahulu potensi-potensi kerawananannya berikutnya mencari cara bertindaknya. jelas dalam kaitan potensi kerawanan yg ada dan data intelijen dari situlah kita menempatkan personil,” ucap Martinus di Mabes Polri, Senin (31/10/2016).

Menurut Martinus, penempatan personil kepolisian dilakukan sasaran dari para pendemo. Saat ini, Polri lanjutnya masih berkoordinasi dgn stakeholder dan pihak yg berunjukrasa nanti.

“Mari kita menjalankan aksi dgn tertib, sebab ada masyarakat juga yg menjalankan aktivitas sehingga kita butuh ketertiban di dalam menjalankan aksi itu,” imbau Martinus.

(one/yud/pojoksatu)



CnCni.net

Ahok Ciut Jelang Demo 4 November 2016, Anggap Kasus Penistaan Agama Sudah Selesai | sentot | 4.5