julia-perez-alias-yulia-rachmawati_20160503_104043.jpg

Bangkrut dan Duit di ATM cuma Rp 37 Ribu, Jupe Akhirnya ‘Pinjam’ Ratusan Juta Rupiah sama Orang ini

berita jika artis Julia Perez (36) jatuh bangkrut sepertinya bukan lagi “berita burung”.

Sebagian harta benda miliknya telah dijual dan isi tabungan dikuras demi membiayai pengobatan penyakit kanker serviks atau kanker mulut rahim dideritanya sejak dua atau tiga tahun terakhir.

berita terakhir, isi tabungan Jupe, sapaan Julia Perez, menurut sahabatnya Ruben Onsu (33), saat ini cuma Rp 37 ribu.

julia-perez-alias-yulia-rachmawati_20160503_104043

jelas aja uang sejumlah itu tak cukup lagi buat membiayai kebutuhan hidup sehari-harinya, membayar cicilan, apalagi biaya pengobatan.

Sebagai solusi, Ruben pun sempat menawari Jupe buat memberi uang, tapi di tolak.

“Kemarin nomor rekeningnya gue dikirim-in, tapi Jupenya nggakmau,” ucap Ruben melalui sebuah tayangan infotainment.

Padahal, uang dari suami Sarewandah itu bukanlah pinjaman, melainkan cuma sekadar uluran tangan buat sesama teman.

Jupe lebih memilih meminjam uang pada ayah tirinya Sammy, senilai ratusan juta rupiah.

“tapi, ia (Sammy) nggak mau dibilang itu minjem. Papaku murka andai aku minjem pada orang lain. Jangan malu-malu-inYuli (Jupe), masih ada Abi (Sammy). Iya sebab kebetulan itu udah menjadi ayah aku, ya, akhirnya aku minjem,” ucap Jupe.

dengan cara sukarela, Sammy pun memberi uang putri tirinya itu.

“Namanya anak, susah bahagia, sama-samalah,” ucap Sammy.

Saat ditanya, berapa nominal uang diberikan, Sammy menolak menyebutkannya.

ia malah menanggapi melalui tawa.

Sementara, ibu kandung Jupe, Sri Wulansih mengucapkan, Jupe merasa sangat terbantu atas uluran tangan ayah tirinya.

“Jupe baru merasakan mempunyai sesosok ayah, di saat ia lagi terpuruk, susah. Walaupun ia nggak meminta, ada orang yg bantu,” ujar Sri.

sebab HPV

Dikutip dari Wikipedia.org, kanker leher rahim atau disebut juga kanker serviks yaitu sejenis kanker yg 99,7 persen disebabkan oleh human papilloma virus (HPV) onkogenik, yg menyerang leher rahim.

Di Indonesia cuma lima persen yg menjalankan penapisan kanker leher rahim, sehingga 76,6 persen pasien saat terdeteksi sudah memasuki stadium lanjut (IIIB ke atas), sebab kanker leher rahim biasanya tanpa gejala apapun pada stadium awalnya.

Penapisan dapat dilakukan dgn menjalankan tes pap smear dan juga Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA).

Di negara berkembang, penggunaan dengan cara luas program pengamatan leher rahim mengurangi insiden kanker leher rahim yg invasif sebesar 50 persen atau lebih.

Kebanyakan penelitian menemukan bahwa infeksi human papillomavirus (HPV) bertanggung jawab buat semua kasus kanker leher rahim.

Perawatan termasuk operasi pada stadium awal, dan kemoterapi dan/atau radioterapi pada stadium akhir penyakit.

Kanker leher rahim pada stadium awal tak menunjukkan gejala yg khas, bahkan dapat tanpa gejala.

Pada stadium lanjut, gejala kanker serviks, antara lain: perdarahan post coitus, keputihan abnormal, perdarahan sesudah mati haid (menopause) serta keluar cairan abnormal (kekuning-kuningan, berbau dan bercampur darah).

Faktor Risiko

1. Faktor alamiah yaitu faktor-faktor yg dengan cara alami terjadi pada seseorang dan memang kita tak berdaya buat mencegahnya.

yg termasuk dalam faktor alamiah pencetus kanker serviks yaitu usia diatas 40 tahun.

Semakin tua seorang wanita maka makin tinggi risikonya terkena kanker serviks.

tapi hal ini tak cuma sekedar orang yg sudah berumur aja, yg berumur muda pun dapat terkena kanker serviks.

jelas kita tak dapat mencegah terjadinya proses penuaan.

Akan tapi kita dapat menjalankan upaya-upaya lainnya buat mencegah meningkatnya risiko kanker serviks.

tak seperti kanker pada umumnya, faktor genetik tak terlalu berperan dalam terjadinya kanker serviks.

Ini tak berarti Anda yg mempunyai keluarga bebas kanker serviks dapat merasa aman dari ancaman kanker serviks.

Anda dianjurkan tetep melindungi diri Anda terhadap kanker serviks.

2. Faktor Kebersihan.

– Keputihan yg dibiarkan terus menerus tanpa diobati.

Ada dua macam keputihan,  yaitu yg normal dan yg tak normal.

Keputihan normal jika lendir berwarna bening, tak berbau, dan tak gatal.

jika salah satu aja dari ketiga syarat tsb tak terpenuhi berarti keputihan tsb dikatakan tak normal.

Segeralah berkonsultasi dgn dokter Anda jika Anda mengalami keputihan yg tak normal.

– Penyakit Menular Seksual (PMS).

PMS merupakan penyakit-penyakit yg ditularkan melalui hubungan seksual.

PMS yg cukup sering dijumpai antara lain sifilis, gonore, herpes simpleks, HIV-AIDS, kutil kelamin, dan virus HPV.

3. Membasuh kemaluan dgn air yg tak bersih, misalnya di toilet-toilet umum yg tak terawat.

Air yg tak bersih banyak dihuni oleh kuman-kuman.

3. Faktor ketiga yaitu faktor pilihan, mencakup hal-hal yg dapat Anda tentukan sendiri, diantaranya berhubungan seksual pertama kali di usia terlalu muda.

Berganti-ganti partner seks.

Lebih dari satu partner seks akan meningkatkan risiko penularan penyakit kelamin, termasuk virus HPV.

mempunyai banyak anak (lebih dari 5 orang).

Saat dilahirkan, janin akan melewati serviks dan menimbulkan trauma pada serviks.

jika Anda memutuskan buat mempunyai banyak anak, makin sering pula terjadi trauma pada serviks.

Pap smear merupakan pemeriksaan sederhana yg dapat mengenali kelainan pada serviks.

dgn rutin menjalankan papsmear, kelainan pada serviks akan semakin cepat diketahui sehingga memberikan hasil pengobatan semakin bagus.

Dokter yg tepat dalam menjalankan pap smear yaitu Dokter kandungan, tapi beberapa Laboratorium Klinikpun dapat melakukannya.

Incoming search terms:

  • aku terpuruk dan bangkrut
  • julia perez bangkrut gara2 terkena kanker
  • jupe bangkrut
  • jupe semakin terpuruk oleh kanker
Bangkrut dan Duit di ATM cuma Rp 37 Ribu, Jupe Akhirnya ‘Pinjam’ Ratusan Juta Rupiah sama Orang ini | sentot | 4.5