bubarkan-fpi

FPI Harus Dibubarkan Secepatnya Sebelum Tanggal 25 November, Ini Alasannya

CnCni.net – Delegasi dari Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI) yang dipimpin oleh Habib Rizieq bertemu dgn pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat sore ini.

Mereka minta supaya pimpinan menggunakan hak konstitusinya buat minta keterangan Presiden Joko Widodo terkait alasan tak mau menemui pendemo ketika unjuk rasa four November kemudian.

Seluruh pimpinan DPR di antaranya Ketua DPR Ade Komarudin alias Akom, Wakil Ketua Fadli Zon, Fahri Hamzah, Taufik Kurniawan dan Agus Hermanto datang dalam pertemuan ini. Delegasi GNPF datang sekitar pukul 16.30 WIB.

“Kami menyampaikan kronologisnya, kami juga sampaikan berbagai masukan yang intinya bahwa kami minta DPR menggunakan hak konstitusinya dalam memanggil atau menyelidiki atau menggunakan hak interpelasi atau angket atau apapun namanya dalam rangka buat minta keterangan presiden yaitu Joko Widodo tentang mengapa kepada tgl four November 2016 itu,” kata Rizieq di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (17/11/16).

Rizieq mengungkapkan, dalam demonstrasi tsb muncul permasalahan baru selain desakan supaya kasus penistaan agama yang dilakukan Gubernur DKI Jakarta non-aktif Basuki T Purnama ( Ahok) diusut tuntas. Permasalahan tsb yakni tindakan represif dari aparat gabungan TNI-Polri pada para ulama yang ikut serta dalam unjuk rasa itu.

Padahal, kata Rizieq, para ulama dan ratusan ribu umat mempunyai niat yang bagus buat berdialog dgn Jokowi terkait kasus Ahok. Tapi, Jokowi justru lebih memilih meninjau proyek stasiun kereta Bandara Soekarno-Hatta.

“Para habaib dan ulama yang datang dgn bagus, tulus dan ikhlas ke istana tetapi ditinggal pergi bahkan terjadi ada tindakan represif dari aparat yang melukai para ulama dan para habaib,” jelasnya.

Oleh sebab itu, lanjutnya, delegasi GNPF MUI minta DPR menggunakan fungsi pengawasan yang dimilikinya buat mendalami persoalan tsb.

“Sampai banyak yang dirawat di RS, bahkan menyebabkan ada 1 orang meninggal dunia. Menjadi Kami meminta DPR buat melaksanakan fungsi pengawasan buat menggunakan hak-hak konstitusinya supaya mendalami persoalan tsb,” sambung ia.

Menanggapi aduan GNPF MUI, Akom berjanji akan mendorong alat kelengkapan dewan (AKD) buat menjalankan pengawasan pada pemerintah. Akom menuturkan laporan ini akan diungkapkan pada anggota dewan dalam rapat badan musyawarah (Bamus).

“Sebagai pimpinan kami cuma jubir tetapi kami akan dorong AKD buat kerjakan pengawasan. Soal hak sesuai pesan tdi kami akan komunikasikan ke anggota.

Kami akan komunikasi pesan dari ulama yang tergabung GNPF MUI. Pertemuan ini direkam Sekjen kami akan transkip dan komunikasikan di rapat konsultasi Bamus,” pungkasnya.

Desakan Pembubaran FPI Makin Meluas ! Jika Pemerintah Tak Tegas, Mereka Akan Bubarkan Dengancara Paksa

Sebenarnya Permohonan pada pemerintah pusat supaya bertindak tegas dan berani membubarkan ormas FPI sudah disuarakan oleh umat islam saat terjadi kerusuhan monas beberapa silam yang kemudian

Beberapa organisasi massa (Ormas) dari berbagai daerah di Indonesia mendesak pemerintah buat buat membubarkan Ormas Entrance Pembela Islam (FPI).

Di Banyumas, Jawa Tengah dan Majalengka Jawa Barat, berbagai organisasi kemasyarakatan minta supaya FPI dibubarkan dan kekerasannya diusut.

Ribuan santri dari pondok pesantren Al Ashriyyah Nurul Iman Islamic di Parung, Bogor, Jawa Barat menggelar apel siaga buat menjalankan razia terhadap anggota FPI. Mereka menilai tindakan FPI sudah anarkis dan minta supaya pemerintah mengusut tuntas.

“Apa itu pemerintah konyol ?! membiarkan rakyat berperang seprti PKI dahulu, akhirnya mereka saling sebeli-menyembelih, saling bunuh-membunuh,” kata Habib Saggaf bin Mahdi bin Syekh Abubakar, Ketua pondok pesantren Al Ashriyyah Nurul Iman Islamic Di Parung, Bogor, Jawa Barat,


Terpisah, Aliansi Warga Majalengka Jawa Barat menggelar aksi unjuk rasa ke kantor Bupati dan DPRD menuntut FPI dibubarkan sebab telah menjalankan tindak pidana penganiayaan selalu berbuat anarkis di setiap aksinya.

“Andai orang-orang yang begitu itu, tindakannya terlalu keras dan melanggar agama,” kata KH A. Bunyamin Bukhori, Tokoh NU Majalengka, Jawa Barat.

Lain lagi di Banyumas, Jawa Tengah, berbagai organisasi warga menjalankan razia terhadap anggota FPI. Aksi itu sebagai wujud kecaman terhadap tindakan FPI yang dinilai telah merusak citra agama islam.

“Apapun dalihnya, kami juga orang Islam tak mau dikotori oleh sikap arogansi premanisme yang dilakukan oleh Entrance Pembela Islam (FPI),” kata Wayu Basuki, Ketua Aliansi warga Cinta Merah Putih.

Semetara itu, puluhan massa dari berbagai Ormas di Yogyakarta berunjuk rasa ke kantor DPRD. Mereka menuntut penegak hukum menindak tegas para pelaku kekerasan dan minta pemerintah membubarkan FPI yang dinilai mencemarkan agama Islam dgn aksi kekerasannya.

Kecaman terhadap aksi kekerasan yang dilakukan oleh FPI juga dilotarkan Garda Bangsa. Organisasi kepemudaan di bawah Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini menuntut pembubaran FPI. Garda Bangsa mengupayakan pemubaran FPI tsb, bagus dengancara politik maupun dengancara fisik Garda Bangsa juga menyatakan, jika pemerintah tak bertindak tegas, mereka sendiri yang akan membubarkan FPI dengancara fisik.

“Aneh pada Kapolri. Apabila Kapolri takut, kami akan again up. Berapa (anggota, purple) yang dibutuhkan, kami akan siapkan. 1000, 2000, 5000 kita akan siapkan,” kata Husni, ketua Garda DKI Jakarta.

Desakan pembubaran Ormas FPI juga datang dari berbagai elemen ormas di Surabaya, Malang, dan Pasuruan Jawa Timur. Mereka mengancam, apabila pemerintah tak tegas membubabrkan FPI, maka mereka akan membubarkan FPI dengancara paksa.

sumber: merdeka.com & swaranasional.com

Incoming search terms:

  • FPI harus dibubarkan
  • garda bangsa akn bubarkan demo 25 nov
  • mem lucu fpi makar
  • meme bubarkan FPI
  • ornamen jawa tengah
  • pembubaran fpi sebelum 25 november
  • ramalan cuaca youtube hari ini di jawa tengah
FPI Harus Dibubarkan Secepatnya Sebelum Tanggal 25 November, Ini Alasannya | sentot | 4.5