IMG-20161104-WA0048.jpg

Guru Ngaji Korban Demo Ahok Meninggal di RSPAD Gatot Subroto

CnCni.net, JAKARTA – Seorang guru ngaji menjadi korban demo Ahok yg berujung ricuh di Istana Negara, Jumat, 4 November 2016. Korban yg bernama M Syachrie (55) itu meninggal dunia di RSPAD Gatot Subroto.

masyarakat Curug, Banten ini merupakan salah satu peserta demo Ahok 4 November di Istana Negara. Diduga, korban terkena gas air mata, sehingga penyakit asma yg dideritanya kambuh.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Awi Setiyono mengucapkan, korban meninggal dunia di RSPAD. Sebelumnya korban ikut demo 4 Nobember 2016.


“Korban meninggal dunia dikarenakan sakit asma. tak ada luka atau petanda kekerasan di tubuh korban,” ucap Awi.

Awi mengucapkan jenazah korban sudah dijemput keluarganya dan dibawa ke rumah duka di Curug Banten. Korban meninggalkan RSPAD Gatot Subroto pukul 22.00 WIB.

“Sudah dibawa oleh keponakan ke rumah duka di Binong Permai F14/24 RT07/07, Kelurahan Binong, Curug, Banten,” tandas Awi.

demo ahok 4 November 2016

Massa aksi demo 4 November 2016

Sebelumnya, kerusuhan antara aparat dan massa demo anti Ahok terjadi di Istana Negara. Massa yg melempari aparat dgn botol air mineral dibalas tembakan gas air mata.

Presiden Jokowi menyebut, kerusuhan terjadi ba’da Isya lantaran ditunggangi oleh aktor politik. Jokowi mengucapkan, aktor politik tsb memanfaatkan suasana.

“Kita menyesalkan kejadian ba’da Isya, yg seharusnya sudah bubar, tapi menjadi rusuh, dan ini kita lihat telah ditunggai oleh aktor-aktor poliik yg memanfaatkan situasi,” tegas Jokowi.

Jokowi mengucapkan, sebelumnya dirinya telah memerintahkan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) buat menerima perwakilan pengunjuk rasa. JK didampingi Menko Polhukam, Mensesneg, Menteri Agama, Kapolri, dan Palinglima TNI.

“Dalam pertemuan itu telah diungkapkan bahwa proses hukum terhadap Ahok, akan dilakukan dengan cara tegas, cepat dan transparan,” tandas Jokowi.

(yud/pojoksatu)



Guru Ngaji Korban Demo Ahok Meninggal di RSPAD Gatot Subroto | sentot | 4.5