1478622246_Din-Syamsudin.jpg

Ini Logika Bengkok yg Masih mengungkapkan Ahok tak Bersalah di Kasus Penistaan Agama

CnCni.net– Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Din Syamsuddin mengimbau Basuki Tjahaja Purnama tak lagi membela diri atau berupaya membenarkan ucapannya yg diungkapkan di Kepulauan Seribu pada akhir September berikutnya.

Din jelaskan Gubernur DKI Jakarta (nonaktif) mengakui bahwa ucapannya soal ‘dibohongi pakai Al Maidah 51’ sudah menyinggung umat Islam. sebab itu ia meminta maaf.

Apalagi terbukti pernyataan tsb dinilai sebagai penghinaan terhadap Alquran dan ulama yg berikutnya menyulut kemarahan umat Islam yg dibuktikan dgn serangkaian unjuk rasa dan puncaknya pada Jumat (4/11/2016) berikutnya.

Menurut Din, dgn menyampaikan permohonan maaf menunjukkan cagub petahana yg akrab disapa Ahok itu telah mengakui kesalahannya.

“menjadi pembela Ahok jangan menyebut Ahok tak bersalah sebab Ahok sendiri sudah meminta maaf. andai pembela masih menyebut Ahok tak salah, berarti Ahok belum meminta maaf atau seolah-olah meminta maafnya tak tulus,” ujar Din saat ditemui di Kantor MUI, Jalan Proklamasi Nomor 51, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (9/11/2016).

‎Imbauan khusus diungkapkan mantan Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah itu pada seluruh umat Islam buat tak terlibat pada pembelaan-pembelaan pada Ahok sebab berpotensi memecah belah umat.

Apalagi, lanjut Din, pembelaan-pembelaan pada Ahok itu memakai mulut-mulut orang Islam. Akhirnya, ucap ia, umat Islam bereaksi.

“Apalagi (pembelaan) memakai mulut-mulut orang Islam, ini dapat bereaksi umat ini. menjadi sudahlah, ini dampaknya pada ketidakpercayaan umat,” pungkasnya.(pojoksatu.id)

 


Ini Logika Bengkok yg Masih mengungkapkan Ahok tak Bersalah di Kasus Penistaan Agama | sentot | 4.5