1478955021_Ahok-Basuki-Tjahaja-Purnama.jpg

Penyidik dapat Menyimpulkan tak Ada Unsur Pidana di Kasus Ahok

CnCni.net, JAKARTA — Koordinator Tim Pembelas Demokrasi Indonesia (TPDI) Petrus Selestinus ikut mengomentari kasus dugaan penistaan agama yg membelit Ahok.

“Kita tahu bahwa dalam kasus dugaan penistaan agama yg dituduhkan pada Ahok berbagai peristiwa politik telah terjadi menyertai proses hukum pada tahap penyelidikan di Bareskrim Polri. Sehingga membuat perkara dugaan penistaan agama ini menjadi semakin menarik perhatian publik, berdaya tarik tinggi dengan cara politik. Bahkan nyaris mengganggu pusat kekuasaan,” jelasnya saat dikonfirmasi Kantor Berita Politik RMOL, Senin malam (14/11).

Menurut Petrus, dalam tahap penyelidikan, semua unsur pidana dalam peristiwa yg diduga sebagai tindak pidana dianalisis dan dievaluasi. berikutnya ditentukan dapat tidaknya dilakukan pemeriksaan tahap berikutnya yaitu penyidikan.


Pada tahap penyelidikan terdapat konsekuensi yuridis, sebab pada tahap ini penyelidik akan memutuskan apakah perkara yg sedang diselidiki itu dapat ditingkatkan pemeriksaannya pada tahap penyidikan. Atau penyelidikan dihentikan sebab tak ditemukan peristiwa pidananya. Di sini penyidik akan mencari dan menemukan siapa sebenarnya tersangka yg diduga sebagai pelaku dalam kasus penistaan agama oleh Ahok. Artinya dalam tahap penyidikan inilah penyidik mencari siapa pelakunya dan itu berarti belum jelas Ahok pelakunya.

“Maka ada kemungkinan gelar perkara kali ini tak serta merta melahirkan peningkatan tahapan pemeriksaan ke penyidikan. sebab penyelidik masih memerlukan tambahan pemeriksaan,” terangnya.

Seperti diketahui, Bareskrim Polri akan menjalankan gelar perkara terbuka dengan cara terbatas besok, Selasa (15/11). Hal itu dilakukan sebagai forum buat menanggapi, mengkaji dan mengevaluasi seluruh rangakain proses hukum hasil pemeriksaan tahap penyelidikan atas keluhan pelapor, terlapor maupun pihak lain terkait kasus dugaan penistaan agama yg dituduhkan pada calon petahana Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

(wah/rmol/pojoksatu)



Penyidik dapat Menyimpulkan tak Ada Unsur Pidana di Kasus Ahok | sentot | 4.5