anjelo-alias-tukang-ojek-psk.jpg

Siswa SMA menjadi Muncikari dan Tukang Ojek PSK di Puncak Bogor

CnCni.net, BOGOR – Usia memang masih belia. tapi jangan salah, Boy (bukan nama sebenarnya) siswa kelas 2 SMA ini sudah menjadi muncikari. Ya, di kawasan Cisarua, Puncak Bogor, muncikari atau germo di usia remaja menjadi trend belakangan ini.

Para remaja yg menjadi muncikari di Puncak Bogor berawal dari Anjelo (sebutan buat pria pengantar jemput PSK). Para tukang ojek yg terbiasa mengantar jemput wanita panggilan juga disebut Anjelo.

Sambil menyelam minum air, Boy yg awalnya cuma sebagai Anjelo, akhirnya menjadi muncikari. Berawal dari tugas rutin mengantarkan wanita malam, Boy terjun ke bisnis prostitusi menjadi driver wanita panggilan sekaligus muncikari.


Hal itu tak lepas dari permohonan para wanita panggilan yg menjadi langganannya. Praktis, Boy dan remaja Anjelo lainnya mendapat tambahan pendapatan. Selain upah menjadi tukang antar jemput, mereka juga mendapat jatah sebagai germo.

“Awalnya cuma anter jemput aja. Lumayan buat tambahan uang jajan dan beli perlengkapan sekolah. tapi, mereka sering meminta tawarin ke teman-teman yg sedang butuh PSK. Dari sana mulai menjadi germo,” ujar Boy, seperti dilansir Radar Bogor (grup pojoksatu), Kamis (24/11/2016).

Selain PSK, Boy juga mengaku sering mengantar jemput wanita pemandu lagu (PL) karaoke. Pendapatan mengantar jemput PL karaoke juga relatif besar buat ukuran Boy.

Maraknya prostitusi di kawasan Puncak membuat masyarakat memasang spanduk penolakan. Seperti terjadi di Desa Leuwimalang. Spanduk penolakan ditebar di depan gang-gang desa.

“Banyak Anjelo nganter PSK dan sudah meresahkan. menjadi masyarakat bersama babinkamtibnas dan MUI Desa Leuwimalang memasang spanduk. Jangan hingga mereka masuk wilayah desa dan desa kami,” ujar Tokoh Pemuda Desa Leuwimalang, Maman.

(all/radar bogor/pojoksatu)



Incoming search terms:

  • kopi pangku bandungan
Siswa SMA menjadi Muncikari dan Tukang Ojek PSK di Puncak Bogor | sentot | 4.5