Gubernur-Sulteng-Longki-Djanggola.gif

Soal Korupsi IUP, Gubernur Sulteng hadir ke KPK

CnCni.net, PALU – Gubernur Sulawesi Tengah (Selteng) Longki Djanggola mendatangi markas lembaga antikorupsi di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Senin (28/11).

Kedatangan Longki ke gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) buat memenuhi undangan KPK dalam koordinasi pencegahan korupsi.

“buat koordinasi supervisi aja di bidang pencegahan. Khususnya mengenai izin-izin usaha pertambangan yg bermasalah di daerah,” ujar Longki sebelum masuk ke kantor Agus Rahardjo cs.


Longki menambahkann daerah yg dipimpinnya memang rawan penyelewengan Izin Usaha Pertambangan (IUP), setidaknya dalam catatan Longki, terdapat tujuh IUP yg bermasalah lantaran terjadi tumpang tindih izin.

buat itu jugalah dirinya menilai perlu menggandeng lembaga penegak hukum sehingga penyelesaiannya tak menimbulkan persoalan baru.

“Ya, tujuh yg bermasalah itu mau diselesaikan. Tumpang tindih itu. Nanti akan diundang juga semua pihak yg berkepentingan,” ungkapnya.

Diketahui, dalam permasalahan UIP, KPK telah menetapkan Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Nur Alam sebagai tersangka dalam persetujuan IUP di Sultra pada tahun 2009-2014.

Nur Alam diduga telah menjalankan perbuatan melawan hukum dan menyalahgunakan wewenang buat memperkaya diri sendiri atau orang lain atau sesuatu korporasi, dgn mengeluarkan SK persetujuan pencadangan wilayah pertambangan, persetujuan IUP eksplorasi dan SK persetujuan peningkatan izin usaha pertambangan eksplorasi menjadi IUP operasi produksi pada PT Anugrah Harisma Barakah (AHB) yg berada di Kabupten Buton dan Bombana.

(rus/RMOL/PS)



Soal Korupsi IUP, Gubernur Sulteng hadir ke KPK | sentot | 4.5