Ahok-Basuki-Tjahaja-Purnama-2.jpg

Yusril mengungkap Dua Resiko Berbahaya Jika Pemerintah Salah Langkah Proses Ahok, Jokowi Bakal….

CnCni.net, JAKARTA – Basuki Tjahaja Purnama tetep dapat mengikuti Pemilihan Gubernur DKI Jakarta meski seandainya ditetapkan sebagai tersangka kasus penistaan agama.

Pakar Hukum Tata Negara, Yusril Ihza Mahendra, jelaskan cagub incumbent yg akrab disapa Ahok tsb baru tak dapat ikut Pilkada andai ia menjadi tersangka pelaku tindak pidana yg diatur dalam UU Pilkada.

“padahal kasus penodaan agama yaitu delik umum yg diatur dalam KUHP,” jelas Yusril saat berceramah di hadapan seribuan jamaah pengajian di Masjid Baiturrahman, Panakukkang, Makassar, Jumat pagi (11/11/2016).

“sebab itu, aku berharap supaya kalaupun Ahok dinyatakan tersangka, ia tak perlu ditahan sehingga Pilkada DKI dapat berlangsung dengan cara normal, fair dan adil bagi semua kontestan,” tegas Yusril.


Sebaliknya, sambung Yusril, andai penyidik menyatakan bahwa kasus Ahok tak cukup bukti sesudah gelar perkara nanti, Ahok jelas tak dapat dijadikan sebagai tersangka. andai ini yg terjadi, persoalan selanjutnya beralih ke persoalan politik.

“jelas sebagian umat Islam tak dapat menerima hal ini. Akibatnya, suhu politik yg memang telah memanas jelang Pilkada DKI ini, eskalasinya akan terus meningkat,” ucapnya.

Dalam hal ini, pemerintah harus dgn segala kehati-hatian menangani permasalahan ini sebab langkah apapun yg ditempuh, semuanya berisiko. “Pemerintah jelas harus memilih kebijakan dgn risiko paling minimal,” urai Yusril.

tapi yg jelas, Yusril mengingatkan, penegakan hukum harus dilakukan dengan cara benar, adil dan obyektif. andai salah nyatakan salah. andai tak salah nyatakan tak salah.

Ketua Umum Partai Bulan Bintang ini ini berikutnya mengutip ayat Al Quran yg menegaskan bahwa Allah telah menurunkan al Kitab dan Al Hikmah supaya manusia menegakkan hukum dgn adil.

“Jangan sekali-kali kebencian kalian terhadap sekelompok orang, menyebabkan kalian berlaku tak adil terhadap mereka. Berlaku adillah, sebab sikap adil itu lebih dekat pada taqwa” pungkas Yusril.

(zul/sta/pojoksatu)



Yusril mengungkap Dua Resiko Berbahaya Jika Pemerintah Salah Langkah Proses Ahok, Jokowi Bakal…. | sentot | 4.5